Pertama coba olahraga diving, adalah di benoa-bali sekitar tahun 2008. Modalnya bukan modal duit, tapi modal penasaran dan nekat. Saya sendiri lupa, kenapa pada sore hari itu punya pikiran aneh, utk coba diving.

Saya mendaftar sebesar rp 300 ribu saja per trip/orang utk go diving! Am I sign for my own funeral….??

Untuk diketahui saja, bahwa saya adalah orang yg water-phobia dan tidak bisa berenang. Saya adalah tipe orang yang selalu berenang hanya di kolam renang dengan kedalaman max 1,5 meter, dimana kaki saya masih bisa menjejak, hehehe. Dan sekarang saya dihadapkan untuk terjun bebas ke samudra dengan kedalaman lebih dari 30 meter!! Nah lho…

Alhamdulilah, dengan kemampuan nol besar (atau minus 10), kita mampu menyelam sampai dengan 4 meter. Diving pertama kali ini, hanya membuat kita mengalami kepanikan, dan tanpa menyadari akan adanya keindahan dunia bawah laut. Yang semestinya kita menonton ikan-ikan berenang, tapi kali ini justru ikan-ikan yang menonton kita. “Ke darat aja deh lu….”, begitulah saya dengar bercandaan para ikan nemo dengan kudalaut.

Kemudian, pada tahun 2010, kita kembali mencoba diving. Tapi kali ini bukan lagi dengan modal nekat, tapi dengan modal berkat (alias doa), ditambah keberanian dan persiapan yang matang. Diving kali ini kita lakukan di pulau seribu, tepatnya di softcoral point. ( base di pulau pramuka ). Bersama dua orang diving master (DM) – Bang Bobby&Friend, dan seorang anakpulau (Oman), berangkatlah kami menuju sebuah pengalaman baru. Kami menyelam sampai dengan kedalaman 6-9 meter, dan kami menyelam tanpa memiliki sertifikat selam, dan dengan kemampuan berenang big big zero, yang sebetulnya dikategorikan sangat-sangat bahaya (extremely dangerous).

Thanks to our DM, kami bisa dengan sangat mudah mengatasi kepanikan, dan dapat segera menguasai teknik-teknik standar selam, yang membuat kami dapat SANGAT menikmati keindahan dunia bawah laut. Sekaranglah waktunya pembalasan, semua ikan-ikan dan mahluk laut, kami tonton habis-habisan, sampai mereka terlihat salting sendiri, dan bergerak kabur. 45 menit di dalam lautan, membuat saya makin sadar, ada keindahan lain yg luar biasa, yg Allah telah ciptakan untuk kita. Tidak hanya gunung, pantai, dan langit yg Allah ciptakan untuk rekreasi mata kita, namun juga masih ada keindahan lain; yaitu keindahan kehidupan bawah laut. Beribu2 jenis ikan dan beribu2 jenis terumbu siap menyambut kita, seakan ditugaskan Allah untuk selalu memberikan pertunjukan yang terbaik untuk umat manusia. Subhannallah; Allah Maha Besar. AWESOME Guys……

Rekomendasi :

Sewa Alat Selam/Snorkling di Pulau Pramuka : Bobby 087878294024

Urus Akomodasi di P.Pramuka : Oman : 085810190950