Setelah menjalani DTS (Diving Tanpa Sertifikat), maka kami dengan beberapa kawan mencoba untuk “melegalkan” aksi-aksi diving kami, dengan mensertifikasi hobby baru ini, ternyata bukan hanya helm yang harus bersertifikasi yah…

Dan untuk mendapatkan sertifikat dan legal practice diving, tidaklah terlalu sulit dan mahal.
Cukup datang aja ke kolam senayan pada weekend pagi, disana akan banyak para penyelam senior yang bisa membantu para newbie. Cukup dengan 135 ribu, kalian bisa mencoba “pengenalan diving” 1 X nyemplung di kolam dengan kedalaman 3 meter. Atau bila ingin mendapatkan sertifikasi, maka cukup dengan minimal 2 juta dalam bentuk cicilan, kalian sudah akan dilatih beberapa kali dikolam, beberapa kali teori, dan ujian di pulau seribu. (Including beberapa kali doa)

Setelah menjalani beberapa pelatihan, barulah kami menyadari akan bahayanya menyelam tanpa pelatihan yang serius. Kepanikan, sepertinya menjadi hal utama yang mengakibatkan kecelakaan pada para penyelam tanpa sertifikat. Itulah yang membuat sepertinya justru kaum wanita yang sering menjadi korban kecelakaan. Wong… salah pake kostum aja bisa buat mereka panik toh…!

Banyak pula hal2 baru yg kita ketahui, mengenai volume organ tubuh kita yang ternyata bisa berubah2 sesuai dengan kedalaman air, yang diakibatkan oleh tekanan air. Jadi kayaknya mungkin teman-teman gak perlu repot-repot ke mak erot lagi nih…

Akhirnya, semua pelatihan sudah kita jalani dengan selamat, dan kita tinggal menunggu utk jadwal UMPTN (Ujian Masuk Penyelam Tanpa Nekat) di pulau seribu. Pulau Seribu!!!!! I’m coming….

Rekomendasi Sertifikasi Olahraga Diving

Achmad Priyanto        : 081318863767

Andrew Lioe               : 0818720196

Frans                          : 0818145135