( HARI ke 3 ) Pagi hari jam 7, kami bangun.  Cuaca cerah dan udara segar membangunkan kami. Lucunya karena kapal tidak dijangkar, posisi kapal kita dengan kapal lain sudah berbolak-balik, bahkan beberapa kapal lain saling bertabrakan. Next destination : the famous Komodo Island…!

Sebelum jam 8 pun, kami sudah melihat Pulau Komodo dari kejauhan. Fascinating Island. Its the Real Jurrasic Park, with the dino living in it. Berbeda dengan Pulau Rinca, Pulau Komodo, tidak dikelilingi oleh hutan bakau namun dikelilingi oleh pantai berwarna krem dan berpasir halus. Perairannya sangat tenang dan banyak burung berterbangan di sekeliling pulau. Pulau komodo memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Pulau Rinca. Berbeda dengan Pulau Rinca, pulau ini jauh lebih besar dan memiliki dermaga yang jauh lebih megah, meskipun tetap terbuat dari kayu. Pada bagian depan pulau ini, kita disambut oleh prasasti besar “The World Heritage-Komodo Island The National Park”. We should be proud to be an Indonesian. Yes, I’m very Proud, its my country..!”.

Ada 2 pilihan bila ingin tracking di pulau ini, tracking 2 jam (tracking bolak balik setengah pulau), atau tracking 4 jam (mengelilingi pulau). Kami memilih tracking pendek, untuk lebih menghemat waktu. Dan baru berjalan 50 meter, kami diberhentikan oleh seekor komodo yang cukup besar yang tiba-tiba mengambil jalan kami, muncul dari arah lain. Lalu kami “persilahkan” komodo tersebut berjalan terlebih dahulu. Komodo ini mengambil jalan tracking di depan kami, sehingga kami membututi terus dari arah belakang. Dari jarak 10 meter, kami mengamati dan menyadari, akan kekuatan lengan kaki komodo yang terlihat kekar menjejakan telapaknya di tanah. Dengan perut buncit yang jatuh ke tanah, komodo memiliki gaya berjalan yang terlihat aneh, yang sulit untuk saya deskripsikan di sini. Kaki-kakinya seperti terlihat menari ketika melangkah. Entah kemana komodo ini akan menuju….?

Setelah berjalan cepat sekitar 500 meter, komodo ini kemudian behenti di areal padang tanah yang luas dan rimbun oleh pepohonan besar. Ternyata disini, telah berkumpul sekitar 6 komodo lain dengan berbagai pose. Ada yg berpose berjemur, ada yang berpose menantang (meneteskan air liur bisa-nya), ada juga yang berpose seperti mengamati kita. Komodo di pulau ini, memang terlihat jauh lebih agresif dibanding di Pulau Rinca. Kami pun melihat ada sedikit kepanikan pada raut muka ranger kami, karena secara perlahan ternyata komodo-komodo tersebut bergerak mengelilingi kita, seolah ingin menyergap rombongan kami. Saya pun sudah berancang-ancang untuk memanjat pohon, bilamana komodo menyergap kami. (Pada akhirnya saya tahu, bahwa sebetulnya komodo pun bisa memanjat pohon). Lalu terlihat ranger kami meminta bantuan ranger lain untuk menghalau komodo-komodo kelaparan ini. Dengan gagah (terpaksa) berani, para ranger menghalau komodo-komodo tersebut, agar kami tetap dapat melanjutkan perjalanan kami. Alhamdulilah, loloslah kami dari upaya penyergapan sekawanan binatang purba ini, yang mencoba bersengkokol untuk mencabik-cabik kami.

Tracking kami di Pulau Komodo, membawa kami ke sebuah bukit yang cukup tinggi. Dari sini kami bisa melihat keindahan Pulau Komodo dari atas, dengan didominasi oleh padang rumput dan hutan-hutan kecil, dan perairan tenang disekitarnya. Jadi teringat akan film miniseri petualangan pulau “Lost” yang mirip sekali dengan visualisasi yang sedang saya lihat saat ini. Sekali dua kali, kami melihat beberapa komodo dari kejauhan yang sedang bersantai di alang-alang. Saya sarankan bagi teman-teman yang ingin tracking di Pulau Komodo, agar melakukannya di pagi hari sebelum jam 10, karena angin terasa sangat segar, sejuk, dengan langit yang biru. Sangat bagus untuk pemotretan.

Setelah 2 jam tracking, kami kembali ke point awal untuk kemudian meninggalkan pulau ini. Sebelum meninggalkan pulau ini, kami melihat ada sebuah kapal pesiar yang besar yang membawa tamu-tamu Eropa. “Costa de Allegra” namanya. Terlihat juga ratusan wisatawan Eropa, turun dari kapal besar tsb ke Pulau Komodo dengan transfer melalui kapal-kapal kecil terlebih dahulu. Its like an invasion..!. “Ternyata bener juga ya, bahwa gelombang wisatawan asing yang mengunjungi jurrasic park island ini jauh-jauh lebih banyak daripada wisatawan lokalnya. (Ironic.com).
See u Komodo, someday I’ll be back and I promise…

Tujuan berikutnya, adalah PINK BEACH !!!

Pink Beach terletak di sebuah pulau yang saya tidak tau nama pulaunya ( ??? ), nama Pink Beach lebih terkenal dibandingkan dengan nama pulaunya. Orang lokal, menyebutnya Pantai Merah. Pantai ini ternyata sudah mendunia, seiring dengan terkenalnya Pulau Komodo,  dan pantai ini  sering dipakai untuk iklan2 komersial produk-produk internasional. We just don’t realize. Kabarnya pantai ini berwarna putih kemerahan, terkenal dengan keindahahan pantai, pulaunya, dan pemandangan bawah lautnya. Selama ini, kami hanya melihat pantai ini dari brosur-brosur yang kami pegang. Penasaran ????

Selama kurang lebih hampir 1 jam perjalanan, kami  melihat dari kejauhan sebuah pantai yang berwarna kemerahan!!! So, its true!!! The beach has pink colour…..Subhannnallaaah…Gak sadar, ternyata Indonesia punya pantai yang jelas gak kalah dari PhiPhi Island. Susah banget buat saya untuk mendeskripsikan keindahan pantai ini. Susah banget, Gak Bisa, More Than Words Can Say!!!. Yang lebih menakjubkan lagi, adalah Pulau ini tidak berpenghuni dan memang dilarang untuk di huni. So guys….its a private sea, with the private beach in the private island.!!!  Pantai-nya benar2 indah, but wait until u see the undersea. Its so precious! Ternyata keindahan pantai, diimbangi dengan keindahan dunia bawah laut. Dengan mata telanjang pun, kami bisa melihat keindahan terumbu dan ikan bawah laut. Ternyata terumbu tersebut tumbuh tidak lebih dari 4 meter dibawah laut. Dan ketika kami tiba, hanya kapal kami yang berlabuh di pantai ini. Its all ours!!  Nakhoda kapal memang bercerita bahwa pantai ini masih jarang disinggahi oleh turis-turis. Waduh, buat temen2 yang belum pernah kesini, segeralah!! Sebelum pantai ini lebih crowded dan terkenal.

Kemudian kapal kami segera berlabuh sekitar 15 meter dari bibir pantai. Tidak diperbolehkan untuk membuang jarang dikapal ini, sehingga awak kapal mengikatkan kapalnya pada sebuah kapal kosong, yang telah disediakan. Adapun kapal kosong tersebut mengikatkan diri, pada pulau dengan seutas tambang. Tanpa alat diving, cukup dengan peralatan snorkling, terjunlah kami semua ke dalam biru-nya lautan. Dibandingkan dengan Pulau Pandar sebelumnya, air disini terlihat jauh lebih biru, dingin, dan lebih tenang. Saking tenangnya, permukaan air ini, terlihat seperti permukaan kaca, tanpa riak sekecil-pun. Persis seperti kata pepatah “Air tenang menghanyutkan”. Benar saja, begitu kami menyentuh air, kami langsung terseret cukup kencang menjauhi pantai. Aneh….. Namun keindahan Pantai Merah lebih menarik kami daripada keindahan samudra luas, sehingga dengan bersusah payah kami mencoba berenang menggapai pantai. Dengan mengeluarkan ratusan kalori, sampailah kami di pantai yang unik ini. Pasir-nya begitu lembut dan berwarna kemerahan. Ingin rasanya membawa pulang sebagai oleh2 ke Jakarta, tapi saya yakin, itu bukan cara yang bijak untuk melesarikan alam bukan?

Sejenak dipantai, saya merenung… Where am I exactly? It so quite, its so peaceful, and its so beautiful. Buat saya yang biasa merasakan hiruk pikuknya kota megapolitan, berada di pantai ini, adalah sebuah kemewahan yang sangat tidak ternilai. Rela rasanya menukar harta benda ku di Jakarta untuk bisa berada di sini. Bersandar di halusnya pasir sambil memandang birunya lautan dan langitan. Ada yang lebih mewah dari itu…?

Selama hampir 1 jam kami menjelajahi Pink Beach, sebelum kami akhirnya harus meneruskan ke tujuan berikut: Pulau Flores (The Main Island). Perlahan kapal kami meninggalkan pantai indah tersebut. Tak mau kami melepaskan pandangan kami ke pantai tersebut, sampai akhirnya di telan oleh cakrawala di hari menjelang sore tersebut.

Pfffff (menghela napas, karena kami tau bahwa kami akan mengunjungi lagi pantai ini, namun tidak dalam waktu yang dekat)

( All copyright photo by : Teguh Aryanto )