Setelah puas bermain di pulau dan air, kali ini kita kembali ke main island, Pulau Flores. Sekitar satu jam kemudian, kami telah sampai ke pelabuhan Labuan Bajo.

Agenda kita setelah ini, adalah kita diundang ke salah satu kerabat teman kami di Labuan Bajo. Ingin juga rasanya melihat dan merasakan kembali keramah-tamahan penduduk lokal, setelah 2 hari kita melihat air dan dikejar-kejar komodo. Malam ini adalah malam tahun baru, orang lokal disini sudah mempersiapkan malam tahun baru dengan membuat tenda2 kecil di depan masing-masing rumah dan memasang peralatan soundsytem. Lucu ya…

Tibalah kami dirumah orang lokal Flores, kami benar2 disambut ramah oleh mereka. Kemudian kami diajak jalan2 mengelilingi kota Labuan Bajo. Ternyata kota turis di Labuan Bajo hanya terdapat di sekitar pelabuhan saja. Kami tidak menemukan orang bule di bagian kota lain. Ketika kembali ke rumah  mereka lagi sekitar jam 7 malam, kami disambut tetangga-tetangga yang juga sudah menyiapkan acara tahun baru. Bagi mereka acara tahun baru adalah: berkumpul, memutar musik kencang, minum-minuman keras, dan berjoget. Mereka mencoba ramah dengan menawari kita minuman keras, tapi dengan ramah pula kami menolak. Bukan karena kita tidak ingin minum, tapi khawatir-yang ditawarkan adalah minuman keras oplosan dicampur spiritus hehehhe.  Sepertinya ini sudah menjadi tradisi tahunan bagi mereka, untuk menyambut tahun baru.

Menjelang tengah malam, kami mengunjungi sebuah kafe full bule dan memang sudah terkenal di kalangan bule, Lounge Cafe di daerah pelabuhan. Kafe-nya memang sederhana, tetapi dikarenakan letaknya yang diatas bukit, kafe ini memiliki pemandangan yang sangat bagus ke arah pelabuhan dan lautan, terutama di malam hari. So romantic. Ternyata cafe ini benar2 full crowded of Bule. Menjelang tengah malam, panggung cafe di isi band2 lokal yang handal memutar lagu-lagu top 40. Seru banget!!! We really have so much fun in this cafe..!! Welcome the year of 2010.

(HARI ke 4) Rise and Shine!! Pagi ini kami disambut matahari nan terik. Setelah berpesta semalam suntuk, kami dibangunkan oleh teriknya matahari pagi. Tadi malam kami masih tidur di boat yang masih bersandar di pelabuhan. Tapi pagi ini kami harus berpisah dengan our boat. Bye-Bye Boat! Sedih juga sih, ketika kita harus meninggalkan kapal dan crew-nya yg telah memberikan kita banyak-banyak kenangan dan kesenangan.  Setelah mandi pagi di hotel tebengan di pelabuhan, dan sarapan nasi kuning, kami segera bergegas menuju mobil APV yang telah menanti untuk mengantarkan kita melihat eksotisme pulau Flores. Another adventure wait…

Trip pertama kami setelah dari Labuan Bajo, adalah menuju kota Ruteng untuk bermalam disana. Lalu mulailah kita menjalani overland tour. Kita bisa lihat dari dekat pesona alam flores yang memiliki karakteristik bukit-bukit hijau yang belum tersentuh oleh pemukiman manusia. Beberapa kali kami berhenti di tengah perjalanan, untuk mengambil foto indahnya alam flores, dan tidak lupa mengambil foto indahnya wajah kita. (Its a good combination), termasuk mengambil foto sebuah sawah dengan bentuk jarring laba-laba di Cancar. Unikbanget. Yang ini, pasti cuma ada di Flores, Indonesia !!

 

Akhirnya kita tiba di kota Ruteng pukul 17.00. Kota Ruteng memiliki hawa yang sangat sangat sejuk dan segar, bener-bener fresh air menghirup udara disini. Kita pun menginap di hotel yang cukup asri di kota Ruteng ini, Hotel Rima Ruteng. Sepertinya ini memang hotel turis, karena pembayarannya bukan per-kamar, tapi per-orang.

Tapi malang benar nasib saya, shit happen…! Disaat kita mampir di kota yang sejuk, I got damn malaria. Saya menderita demam tinggi, badan ngilu-pegal, dan sekaligus diare.

Memang dari semua kawan saya, hanya saya yang tidak mengkonsumsi pilkina pada saat di Bali, alhasil hanya saya yang terkena malaria. Guys….kalau ke flores, jgn lupa minum pilkina ya. Saya pasti digigit di pelabuhan.!

Hare gene masih kena malaria…? Selama ini saya pikir penyakit purba ini sudah tidak ada lagi…

Huh…..

Rekomendasi :

Hotel Rima Ruteng : +6238522196